Siapa yang tak tahu GO-JEK? Perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim ini sukses menjadi salah satu startup Indonesia yang membawa dampak positif di kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama di kota-kota besar. Perusahan ini bahkan merupakan salah satu startup Indonesia yang dijuluki Unicorn Startup, atau startup yang sudah punya nilai jual paling tidak $1 milyar. Berawal dari Go-Ride, layanan ojek daring yang bisa dipesan kapanpun dan dari manapun, startup Indonesia yang berdiri di 2010 ini mengembangkan fitur-fitur lain yang berguna bagi kehidupan sehari-hari. Layanan taksi online Go-Car, pesan antar makanan Go-Food, pengiriman barang Go-Send, pengangkutan barang dalam mobil Go-Box, jasa titip beli Go-Mart, layanan pijat panggilan Go-Massage, jasa pembersihan rumah Go-Clean, hingga perawatan kecantikan yang hadir ke rumah Go-Glam.
Karena kesuksesannya, pada Agustus 2016 startup Indonesia ini memperoleh suntikan dana sebesar US$550 juta dari sebuah konsorsium internasional. Selain itu, GO-JEK juga berhasil mendapatkan ASEAN Entrepreneur Award dari World Knowledge Forum di Seoul, Korea Selatan pada Oktober 2016 lalu. Startup Indonesia ini tidak hanya berjaya di negeri sendiri, tapi juga sudah melanglang buana dengan membuka kantor perwakilan di Bengaluru, India.
Untuk orang-orang yang sering bepergian, baik untuk urusan bisnis maupun berlibur, rasanya slogan “Traveloka dulu” sudah tidak asing lagi. Ya, slogan tersebut sukses membuat Traveloka, startup Indonesia yang didirikan Ferry Unardi (CEO), Derianto Kusuma (CTO), dan Albert Zhang (Head of Design) ini, menjadi pilihan utama dalam memesan tiket transportasi pesawat, kereta api, hingga akomodasi seperti hotel dan penginapan lainnya.
Didirikan pada 2012, startup Indonesia ini awalnya melayani pencarian perbandingan harga tiket pesawat dari berbagai situs, hingga pada pertengahan 2013 startup Indonesia ini merambah pelayanan pemesanan tiket pesawat secara mandiri. Setahun kemudian di pertengahan 2014 Traveloka memasuki bisnis pemesanan kamar hotel dan membuat aplikasi yang gratis diunduh di Play Store untuk device berbasis Android dan App Store untuk iOS. Startup Indonesia ini berhasil memperoleh pendanaan dari perusahaan asing ternama seperti East Venture, Expedia, dan beberapa investor lain. Total investasi yang diterimanya hingga kini senilai US$500 juta atau Rp6,75 triliun. Layanan Traveloka kini tidak hanya dapat dinikmati di Indonesia, tapi juga negara-negara Asia Tenggara lain seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura.
Startup Indonesia ini merupakan salah satu situs belanja online (e-commerce) terlaris di Indonesia sejak resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2009 lalu. Perusahaan yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison ini menjadi perusahaan startup Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang mendapatkan pendanaan sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1,2 triliun dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and Media Inc. (SIMI).
Baru-baru ini pada Agustus 2017, startup Indonesia ini menerima investasi dari perusahaan asal Tiongkok, Alibaba, sebesar US$1,1 milyar. Berkat kiprahnya, Tokopedia terpilih sebagai Marketeers of the Year pada Markplus Conference 2015 yang digelar Markplus Inc. serta Best Company in Consumer Industry dari Indonesia Digital Economy Award pada Mei 2016 lalu.
Memang sudah ada beberapa perusahaan yang menyediakan jasa konsultasi dengan dokter via aplikasi dan sepertinya selama physical distancing ini semakin banyak yang memanfaatkan fasilitas ini.
Ke depannya, diperkirakan bisnis seperti ini akan semakin berkembang dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat.
Selain layanan kesehatan online, salah satu bisnis yang akan berkembang dan diminati orang adalah minuman dan makanan herbal yang bisa meningkatkan imunitas tubuh.
Sejak Presiden Joko Widodo menyarankan untuk minum jamu setiap hari, masyarakat pun semakin gencar mengonsumsi minuman jahe, kunyit, temulawak, dan sebagainya.
Bahkan jika kamu memperhatikan, banyak produk minuman kemasan yang tadinya tidak menjual jamu jadi mengambil kesempatan ini agar tidak ada pelanggan yang terlewat.
Selama Covid-19 ini banyak orang sama sekali tidak bisa pergi ke salon dan akhirnya memutuskan untuk bleaching dan cat rambut sendiri dengan kemampuan ala kadarnya. banyak orang mulai bereksperimen dengan rambutnya sendiri.
Bagi yang punya salon, ini bisa jadi peluang untuk menjual produk salon dalam bentuk kemasan yang bisa dicoba sendiri oleh pelanggan di rumah. Atau jika baru akan memulai bisnis, bisa coba cek ombak, tren kecantikan apa sekarang yang lagi naik daun.
Masker sudah bukan hal yang baru lagi untuk dipakai, bahkan sebelum Covid-19 masuk ke Indonesia pun. Tapi sejak wabah coronavirus Covid-19 ini berkembang, pemakaian masker menjadi sesuatu yang wajib. Dan dengan adanya protokol untuk tetap memakai masker di tempat umum, maka permintaan akan masker ini diprediksi tidak akan turun.
Selain masker, topi bertirai plastik yang bisa melindungi wajah dari terkena atau menularkan virus melalui air liur pun mulai dilirik pasar. Bisa jadi kedua barang ini menjadi bagian fashion di masa new normal di Indonesia. Tinggal kamu sebagai pebisnis melihat ini sebagai peluang usaha dan memasukan ide-ide kreatifmu.
TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN DAN MANFAATNYA
Beberapa di bawah ini merupakan teknologi yang bisa Anda pilih untuk bisnis dan usaha Anda.
Sosial media memang menjadi peranan penting dalam bisnis. Terutama dalam pemasaran. Meskipun misalnya bisnis Anda tak berfokus pada bisnis online pun, menggunakan instagram sebagai media untuk marketing, promosi, hingga cara berkomunikasi langsung dengan konsumen dan klien. Selain itu Anda juga bisa melakukan kampanye sebagai bagain dari marketing di Instagram.
Banyaknya fungsi Instagram memang menjadikan teknologi pada media sosial ini bisa menjadi pilihan. Selain Anda tentunya juga bisa memilih untuk menggunakan beberapa sosial media lain. Seperti Facebook Page hingga Twitter. Semmuanya akan sesuai dengan apa yang bisnis dan usaha Anda butuhkan.
Pilihan penting lain untuk bisnis Anda, tentunya software untuk akunting. Akunting dan masalah keuangan lain memang penting untuk bisnis. Karena itu memiliki software akunting sudah pasti bisa untuk membuat bisnis Anda berjalan dengan lebih lancar. Saat ini untungnya ada banyak sekali jenis software akunting yang bisa dipilih. Mulai dari software untuk komputer hingga software untuk smartphone.
Jadi, Anda bisa mengntrol pengeluaran dan pemasukan pada bisnis dan usaha dengan lebih mudah. Bahkan saat ini sudah ada software yang akan langsung membuatkan bill serta invoice untuk bisnis Anda. Software untuk akunting ini pun bisa bekerja secara langsung dengan beberapa komputer sekaligus. Sangat memudahkan bukan?
Komputer sudah tak bisa lagi dilepaskan dari bisnis dan usaha. Nyaris semua bentuk usaha akan bergantung pada teknologi komputer. Karena itu, tak salah memang bila anda juga memaksimalkan penggunaan komputer baik itu untuk penggunaan dari administrasi hingga untuk untuk hal lain.
Bahkan bila misalnya Anda sudah memiliki karyawan atau pegawai, rasanya sudah nyaris pasti untuk memberikan komputer sebagai peralatan kerja mereka. Serta satu lagi, server yang nantinya menjadi ruang data bagi semua komputer yang ada dalam jaringan usaha serta bisnis yang Anda miliki.
Referensi:
https://glints.com/id/lowongan/startup-indonesia-yang-sukses/#.X_23BNgzbIU